Wenger Ungkap Periode Tersulitnya di Arsenal

M88 judi online bola – Arsene Wenger mengklaim bahwa kepindahan Arsenal ke Emirates di 2006 merupakan masa tersulit dalam hidupnya.

The Gunners meninggalkan Highbury untuk menggunakan kandang baru mereka, setelah menghabiskan lebih dari 400 juta poundsterling untuk membangun stadion berkapasitas 60.000 penonton tersebut.

wenger-ungkap-periode-tersulitnya-di-arsenal

Hal tersebut memaksa Arsenal untuk lebih banyak berhemat dalam membeli pemain, termasuk juga menjual beberapa aset berharga mereka seperti Ashley Cole, Samir Nasri, Bacary Sagna, Gael Clichy, dan Cesc Fabregas, serta Robin van Persie.

Wenger kemudian dipuji karena masih sanggup membawa Arsenal bermain di Liga Champions dari musim ke musim. Namun juga dikritik karena klub tak pernah lagi memenangkan trofi antara 2005 hingga 2014.

Pemain Arsenal usai lawan Everton.

“Di 2006, saya memulai periode tersulit dalam karir saya, karena kami punya finansial yang terbatas, kami harus melunasi utang yang amat besar dan kami harus menjual pemain terbaik kami, serta terus ada di papan atas,” tutur Wenger menurut Goal International.

“Kami harus terus bermain di Liga Champions dan membuat minimal 54.000 orang bahagia. Ada perdebatan ketika anda membangun stadion anyar. Selain itu, kami juga wajib membayar utang yang amat besar, sehingga kami harus bermain di Liga Champions tiap tahunnya.”

“Hari ini, uang dari televisi membuat Liga Champions tak lagi punya bobot sebesar sebelumnya, namun pada saat itu kompetisi tersebut amat dibutuhkan. Jadi, antara 2006 dan 2014 hal tersebut menjadi sumber tekanan yang besar. Jika sekarang anda minta saya mengulang itu lagi, saya akan bilang ‘tidak, terima kasih, biarkan orang lain yang melakukannya